PP Muhammadiyah Minta Kematian Ratusan Petugas KPPS Ditelusuri

Bendera kebesaran dari Muhammadiyah (internet).

PedomanSulsel.com – Meninggalnya 474 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia membuat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meminta Bawaslu menulusuri penyebab kematian tersebut.

Dimana Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Trisno Raharjo berkirim surat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan.

Baca Juga :  Deng Ical : Muhammadiyah Penjaga Gerbang Makassar

“Tujuannya untuk mengajak Bawaslu melakukan penyelidikan atas penyebab kematian KPPS tersebut. Kami merasa prihatin dan tergerak untuk melakukan ‘Mitigasi Kesehatan Petugas KPPS Pemilu 2019’ yang bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian dan sakit yang dialami oleh petugas dengan menggunakan metode ilmiah, berbasis data serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Trisno Raharjo dilansir dari Rmol.co, Jum’at (10/5/2019).

Baca Juga :  Silaturahmi ke PCM Pisang, Muhammadiyah Makassar Minta Aktifkan Pengajian

Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah menawarkan kerjasama kepada Bawaslu RI untuk bersama-sama membentuk Tim Mitigasi Kesehatan sebagai bahan evaluasi dan mencegah terjadinya kejadian serupa pada pemilu berikutnya.

Baca Juga :  Deng Ical : Muhammadiyah Penjaga Gerbang Makassar

“Dengan melibatkan 103 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah dan 13 Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Jusrianto

Berbagi itu indah
  • 35
    Shares